Rabu, 25 April 2018

Menganalisis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia serta Pemerataan Nasib Pembangunan






MAKALAH PEREKONOMIAN INDONESIA
MENGANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA SERTA PEMERATAAN NASIB PEMBANGUNAN








Oleh :
Regita Puspa Ningrum
(25217026)
1EB18



PTA 2017/2018




 

I.                  PENDAHULUAN

Pertumbuhan ekonomi sangat penting bagi setiap Negara sebagaimana untuk memajukan suatu negaranya. Karena tanpa adanya ekonomi yang kuat maka kualitas hidup serta pertumbuhan suatu Negara akan menurun dan dapat tertinggal jauh pada Negara maju. Negara juga harus pintar dalam membentuk strategi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena, jika kita salah mengambil langkah strategi tersebut akan berakibat fatal apalagi bagi negara Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak. Dengan jumlah penduduk yang banyak, dalam meningkatkan perekonomian negara tersebut juga harus merata. Tetapi, terkadang terlalu fokus dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian tersebut kulitas hidup masyarakatnya pun belum merata. Maka dari itu disini akan di analisis apakah pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik serta juga dalam pemerataan masyarakatnya.


II.               PEMBAHASAN

MENGANALISIS DAMPAK PERTUMBUHAN EKONOMI DENGAN TINGKAT KEMISKINAN.


JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga tahun 2017, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 persen. Pada tahun ini pun, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditargetkan berada pada kisaran 5,1 hingga 5,4 persen. Kepala ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Anton Hendranata menyebutkan, tren pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah ada perbaikan. Ini terutama berasal dari investasi dan perdagangan. Anton pun mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai kisaran 6-7 persen. Akan tetapi, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni struktur ekonomi Indonesia harus diubah. "Sejak tahun 1960-an perekonomian kita sangat tergantung konsumsi rumah tangga. Sumbangannya ke pertumbuhan ekonomi 50-55 persen," kata Anton di kantor pusat Bank Danamon, Rabu (31/1/2018).
Pada tahun 2011, misalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6,2 persen. Pendorong pertumbuhan ekonomi saat itu adalah konsumsi rumah tangga dan investasi. "Sayangnya ketika konsumsi rumah tangga cenderung flat dan bahkan agak turun, peranan investasi turun signifikan. Itu salah satu penyebab pertumbuhan ekonomni Indonesia stuck (bertahan) di 5 persen selama 5 tahun terakhir," jelas Anton. Agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat terakselerasi, maka infrastruktur harus digenjot. Selain itu, regulasi dan kepastian hukum pun harus diperbaiki. "Kalau itu tidak improve (membaik), maka potential output Indonesia bisa-bisa hanya di 5-5,5 persen," terang Anton. Oleh sebab itu, imbuh dia, maka struktur ekonomi Indonesia harus berubah.
Infrastruktur pun harus dibangun secara konsisten. Indonesia pun perlu belajar dari China dan AS. Kedua negara tersebut mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat karena infrastruktur. Indonesia, tutur Anton, memiliki harapan untuk mengalami pertumbuhan di atas 5 persen. Namun demikian, ini tidak bisa terjadi dalam jangka pendek, melainkan jangka menengah dan panjang sejalan dengan pembangunan infrastruktur. "Tapi pemerintah juga harus hati-hati, jangka pendeknya juga harus diperhatikan. Bantu (masyarakat) yang di bawah supaya daya beli rendah tidak terjadi," ungkap Anton.


Dari informasi yang diatas dapat dilihat dampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia ialah akan dapat terjadi pada tingkat kemiskinan. Karena, dengan adanya tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut tingkat kemiskinan akan terjadi semakin menguat. Mengapa? Sebabnya ialah pemerintah memfokuskan untuk membangun infrastruktur guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia . Sebelum merencanakan pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mengandalkan konsumsi rumah tangga dan investasi. Maka dari itu, infrastruktur yang akan ditingkatkan tersebut membutuhkan waktu jangka panjang. Yang akan ditakuti ialah dengan adanya terlalu memfokuskan pembangunan infrastruktur sehingga, masyarakat yang seharusnya juga dibantu agar sejaterah kehidupannya jadi terhambat. Seperti sekarang pembangunan infrastruktur sedang dilakukan dimana – mana. Tetapi, pada tingkat kemiskinan tersebut semakin meningkat karena dana bantuan yang belum merata setiap daerah. Mungkin baru dibeberapa daerah saja yang telah dibantu warga miskin tersebut tapi, tidak semua mendapatkannya. Sangat disanyangkan jika ingin meningkatkan  pertumbuhan ekonomi tersebut, tingkat kemiskinannya masih ada. Walaupun infrastruktur tersebut yang mungkin akan berguna untuk di masa yang akan datang tetapi tidak lupa untuk melakukan pengurangan tingkat kemiskinannya. Karena jika nanti hanya mengandalkan infrastruktur juga maka bisa saja rata – rata pertumbuhan ekonomi tersebut menetap dengan daya beli masyarakat yang rendah. Maka dari itu jika ingin meningkatkan pertumbuhan tersebut jangan sampai dibelakangkan masalah kualitas kehidupan masyarakat karena itu juga termasuk dalam meningkatkan suatu perekonomian suatu negara. Jika kualitas kehidupan masyarakat akan menurun maka akan berpengaruh juga pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan berkurangnya tingkat konsumsi rumah tangga tersebut.



APAKAH SUDAH ADA PEMERATAAN NASIB PEMBANGUNAN?




 

 

      
      





Dapat dilihat dari data diatas tersebut, kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia sedikit demi sedikit membaik tetapi, lagi – lagi dengan masalah tingat kemiskinan serta pengangguran masih sulit untuk dituntaskan. Di Indonesia pembangunan sudah semakin sempurna karena agar dapat bersaing dengan negara lain tersebut.  Maka dari itu, disarankan kepada pemerintah untuk lebih memperbanyak lapangan pekerjaan agar tingkat pengangguran tersebut berkurang.  Dan dengan adanya pengangguran berkurang tingkat kemiskinan pun sedikit demi sedikit akan berkurang dengan mengikuti tingkat perubahan tersebut. Di data tersebut juga tercatat bahwa tingkat pengangguran lebih banyak di perkotaan ini disebabkan oleh orang-orang yang berasal dari desanya yang ingin mencari pekerjaan dikota namun tidak mendapatkannya dikarenakan yang kondisinya pun sangat padat begitupun padat terhadap lowongan pekerjaan. Pemerintah juga harus membatasi situasi itu agar di perkotaan tidak banyak sekali oleh pengangguran.


III.           PENUTUP

Pertumbuhan ekonomi Indonesia ialah akan dapat terjadi pada tingkat kemiskinan. Karena, yang hanya terfokuskan oleh pembangunan infrastruktur yang ada. Yang akan dikhawatirkan ialah tingkat kemiskinan yang melonjak serta pengangguran pada Indonesia.
Nasib pembangunan juga belum merata terhadap kemiskinan serta pengangguran, walaupun pertumbuhn pada ekonomi yang membaik. Tetapi juga disayangkan apabila pertumbuhannya membaik namun kemiskinan serta pengangguran yang masih terus – terusan melonjak.



DAFTAR PUSTAKA





MENGANALISIS UMKM DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

MAKALAH PEREKONOMIAN INDONESIA MENGANALISIS UMKM   DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL Oleh : RE...