Kamis, 31 Mei 2018

ANALISIS DATA PEMBANGUNAN EKONOMI


MAKALAH PEREKONOMIAN INDONESIA
MENGANALISIS PEMBANGUNAN EKONOMI









Oleh :
REGITA PUSPA NINGRUM
( 25217026 )
1EB18


ATA 2017/2018 



I.    PENDAHULUAN

    Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara. Terjadinya pembangunan ekonomi juga karena adanya pembangunan daerah yang diperhitungkan. Setiap daerah di Indonesia akan mendapatkan otonomi daerahnya sebagaimana adanya hak dan wewenangannya serta peraturan daerahnya untuk mengukur sejauh mana masyarakatnya sejaterah di setiap daerah. Dalam mewujudkan pembangunan daerah tersebut dapat melalui partai politik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Melalui kegiatan tugas seperti ini kita dapat mengetahui kemampuan setiap daerah dalam mewujudkan kesuksesan ekonominya. Dengan adanya pembangunan daerah tersebut berhasil maka, dapat dilihat masyarakat pada daerah tersebut dapat sejahterah penghidupannya. Memiliki pendapatan per – kapita yang baik juga ialah daerah tersebut berhasil akan pebangunannya. Tidak hanya itu, setiap daerah juga pasti memiliki sector – sector yang baik untuk di ekspor juga demi menambahkan pendapatan ekonomi Indonesia. Daerah yang memiliki ekspor pada suatu sector yag baik dan stabil serta meningkat maka, dapat disebut pembangunan daerahnya maju dan diusahakan akan terus meningkat. Semakin pembangunan daerahnya membaik maka akan diberikan penghargaan pembangunan daerah setiap tahunannya agar dapat terbaca serta termotivasi juga dengan derah lain yang belum maksimal dalam memajukn pembangunan daerahnya tersebut. Dari ulasan diatas akan dilakukan pembuktian serta analisis setiap daerahnya terhadap pembangunan yang dilaksanakan setiap daerah.



II.    PEMBAHASAN

     1.    PEMBANGUNAN DAERAH

         Data Indeks Pembangunan Manusia : 






         Data Angka Harapan Hidup :  



         Data Harapan Lama Sekolah :  




         Data Rata – rata Lama Sekolah : 


 

          Data Pengeluaran Per Kapita :



        Data Produk Domestik Bruto Daerah :



           Data Pendapatan Asli Daerah (PAD) : 

Apakah otonomi daerah berhasil atau belum berhasil?

     Dapat dilihat dari data diatas, indeks pembangunan manusia di setiap daerah meningkat dari tahun sebelumnya, walaupun ada beberapa daerah yang meningkat dalam angka yang sedikit. Total IPM dua tertinggi selalu dimiliki oleh provinsi DKI Jakarta 80.06%  dan DI Yogyakarta 78.89%  dari tahun ke tahun. Ini disebabkan oleh sebagaimana mestinya DKI Jakarta adalah pusat kota perekonomian Indonesia yang terus – menerus dapat meningkatkan IPM walaupun masih ada saja yang terlihat sedikit banyaknya masyarakat yang belum sejaterah. Di DKI Jakarta juga banyak pembangunan manusianya membaik tetapi banyak juga yang manusianya masih belum sejaterah ini adalah PR untuk DKI Jakarta serta provinsi lainnya sebagaimana apabila memiliki IPM tertinggi juga harus memiliki masyarakatnya sejaterah. Sedangkan DI Yogyakarta memiliki IPM tertinggi disebabkan banyaknya sektor pariwisata yang disumbanginya dibanding provinsi Bali 74.3%  yang terlihat banyak sektor pariwisatanya tetapi IPM masih kalah oleh DI Yogyakarta. Mengapa bisa begitu? selain sektor pariwisata juga DI Yogyakarta memiliki hasil pertanian – pertanian yang dapat diberikan maka dari itu IPM DI Yogyakarta jauh lebih tinggi dibanding Bali. Maka, daerah tersebut juga sudah mulai membaik pembangunan manusianya yang sudah banyak masyarakatnya dapat sejaterahkan penghidupannya. Seperti tujuannya, IPM digunakan untuk mengetahui perkembangan manusia pada setiap provinsi untuk memajukan pembangunan ekonomi negara. Seperti yang dikatan pada sumber, provinsi Papua 59,09%  dan Papua Barat 62.99%  masih menjadi peringkat terendah yang masyarakatnya masih banyak belum sejaterah, kurangnya pendidikan,kesehatan, hingga penghidupan yang layak. Mengapa bisa begitu? Provinsi Papua masih terus bergerak untuk meningkatkannya walaupun memiliki sektor pertambangan. Masih banyak kurangnya sarana untuk bersekolah sehingga, dalam melakukan di provinsi ini harus bekerja keras untuk meratakannya. Dapat dikatakan adanya sector juga bukan menjadi andalan IPM nya meningkat karena sector sebagai penambahan untuk pembangunan manusianya dapat terlihat maju atau tidaknya setiap provinsi dan juga bukan hanya adanya IPM tinggi semua masyarakat pada provinsi tersebut akan sejaterah. Hal ini menjadi sebuah PR untuk semua provinsi bagaimana memiliki memiliki IPM yang membaik tetapi masyarakatnya juga membaik.
     PDRB per kapita setiap daerah yang tertinggi ialah provinsi DKI Jakarta 149.779,32 yang sudah dipastikan bahwa pusat kota memiliki PDRB per kapita yang tinggi. Sedangkan DI Yogyakarta 23.566,25 serta Bali 32.664,35 kalah dengan provinsi RIAU 70.604,54 yang memiliki PDRB per kapita berjumlah besar. Padahal, jumlah IPM terhadap provinsi Riau masih kecil dibanding kedua provinsi tersebut. Itu disebabkan jumlah penduduk yang dikit pada provinsi RIAU sehingga pembangunan manusia di daerah tersebut seimbang yang didapatkan masyarakatnya.
     Dapat dilihat dari data diatas pada PAD 4 tertinggi ialah provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah. Dengan adanya PAD yang tinggi maka, daerah tersebut dapat mengatasi modal nya untuk mengatasi pengangguran, inflasi dan sebagainya. Seperti biasanya, provinsi tertinggi ialah DKI Jakarta yang banyak sektor perusahaan swasta didirikan disana. Sehingga, pemasukkan daerah pun terus bertambah. Sedangkan daerah Jawa pun memiliki PAD tinggi dibanding provinsi lainnya yang memiliki IPM yang tinggi. Disini dapat dilihat bahwa IPM rendah memiliki PAD yang cukup tinggi dibanding daerah lainnya.
     Jadi, dari pertanyaan diatas dapat kita jawab bahwa otonomi daerah sudah ada yang berhasil dari beberapa provinsi yang telah dilaksanakan. Namun, masih ada sebagian provinsi yang masih otonomi daerahnya belum mencapai batas maksimalnya. 


2.    SEKTOR UTAMA DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI

      Data PDB per sektor :




 
 Sektor apa yang maju di Indonesia? 


     Dalam data diatas, jumlah tertinggi pada sektor yaitu sektor Industri yang dapat diketahui bahwa di Indonesia kaya pada pertambangan maka hasil ekspor pun berjumlah banyak yang akan menghasilkan pemasukkan negaranya. Sector Industri memiliki peringkat pertama dalam menyumbangkan hasilnya ke negaranya untuk mendapatkan pemasukkan negara seperti mengekspor ke negara lain yang membuat negara tertarik pada hasil pertambangan tersebut. Karena, negara tidak banyak memiliki penghasil pertambangan yang baik seperti di Indonesia maka dari itu ini adalah kesempatan untuk negara Indonesia untuk mendapatkan pemasukkan negara yang tinggi sehingga dapat membantu untuk memajukan pertumbuhan ekonomi yang ada. Kemudian pada peringkat kedua ada sector pertanian,kehutanan,perikanan yang dapat diketahui selain pertambangan Indonesia juga memiliki kaya akan penghasilan pertanian hingga perikanan karena negara Indonesia memiliki tanah yang subur sehingga kaya akan sumber daya alamnya sehingga banyak negara lain yang mengekspor ke negara Indonesia. 
     Jadi, agar pertumbuhan ekonomi meningkat masyarakat Indonesia juga harus pintar dalam mengelola. Ini juga berhubungan dengan pembangunan manusia nya, apabila pembangunan manusia nya baik maka manusia tersebut dapat mengelola sumber daya nya pada provinsi dengan baik. Maka dari itu, kedua sector ini tersebut sudah tergolong berhasil dalam menjalankannya demi membantu untuk pertumbuhan serta pembangunan ekonominya.



III.    PENUTUP
 

  • Kesimpulan
     Total IPM dua tertinggi selalu dimiliki oleh provinsi DKI Jakarta 80.06%  dan DI Yogyakarta 78.89%  dari tahun ke tahun. Ini disebabkan oleh sebagaimana mestinya DKI Jakarta adalah pusat kota perekonomian Indonesia yang terus – menerus dapat meningkatkan IPM walaupun masih ada saja yang terlihat sedikit banyaknya masyarakat yang belum sejaterah.
Jumlah tertinggi pada sektor yaitu sektor Industri yang dapat diketahui bahwa di Indonesia kaya pada pertambangan maka hasil ekspor pun berjumlah banyak yang akan menghasilkan pemasukkan negaranya. Sector Industri memiliki peringkat pertama dalam menyumbangkan hasilnya ke negaranya sedangkan peringkat kedua dimiliki oleh Sektor Pertanian,Kehutanan,Perikanan.
 

  • Saran
     Tugas penting untuk setiap daerah pada partai politik DPRD ialah lebih fokus dalam mengembangkan pembangunan manusianya serta mensejaterahkan penghidupannya karena, jika tidak dilakukan lebih membaik sumber daya alam juga akan terpengaruh hasilnya karena tidak ada yang menjaganya serta mengolahnya mengakibatkan manusia tesebut lebih terfokus pada penghidupannya masing – masing.


DAFTAR PUSTAKA


http://ipm.bps.go.id/
https://www.bps.go.id/dynamictable/2015/10/07/957/-seri-2010-produk-domestik-regional-bruto-per-kapita-atas-dasar-harga-berlaku-menurut-provinsi-2010-2016-ribu-rupiah-.html
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/08/01/5-provinsi-dengan-pendapatan-asli-daerah-terendah-2015
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/08/05/4-provinsi-dengan-pendapatan-asli-daerah-tertinggi-2015
https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/827
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2016/10/27/5-sektor-utama-penyumbang-pdb-semester-i-2016




























MENGANALISIS UMKM DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

MAKALAH PEREKONOMIAN INDONESIA MENGANALISIS UMKM   DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL Oleh : RE...